Mengapa Hari Jumat Begitu Istimewa dalam Islam?




Setiap hari dalam seminggu memiliki arti dan aktivitasnya masing-masing. Namun, bagi umat Muslim di seluruh dunia, hari Jumat memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Jumat bukan sekadar akhir pekan, melainkan hari suci yang penuh berkah dan keutamaan.
 
Lalu, apa yang membuat hari Jumat begitu spesial? Mari kita simak beberapa alasannya.

 


1. Hari Terbaik di Antara Hari Lain

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik hari yang matahari terbit di dalamnya adalah hari Jumat. Pada hari itulah Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya. Dan tidaklah terjadi hari Kiamat kecuali pada hari Jumat."
 
Hadis ini secara gamblang menjelaskan bahwa Jumat adalah hari yang paling utama. Hari ini menjadi saksi bisu atas peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah penciptaan manusia dan juga akan menjadi hari di mana dunia berakhir. 
 

2. Puncak Ibadah Mingguan: Salat Jumat

Ibadah terpenting pada hari Jumat adalah Salat Jumat. Ini adalah salat wajib yang menggantikan salat Zuhur bagi laki-laki Muslim yang balig, berakal, merdeka, dan tidak memiliki uzur syar'i. Salat Jumat dilaksanakan secara berjemaah di masjid dan diawali dengan dua khutbah yang berisi nasihat, pengajaran, dan doa.
 
Keistimewaan salat Jumat tak hanya terletak pada kewajibannya, tetapi juga pada pahala yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa mandi pada hari Jumat, kemudian datang lebih awal, mendengarkan khutbah dan diam, maka setiap langkahnya akan diberikan pahala puasa dan salat selama satu tahun." (HR. Tirmidzi)
 

3. Berlimpah Pahala dan Keutamaan Lainnya

Selain salat Jumat, ada banyak amalan lain yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari yang penuh berkah ini:
 
  • Memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda, "Perbanyaklah selawat kepadaku pada hari dan malam Jumat. Barang siapa berselawat kepadaku satu kali, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Al-Baihaqi)
     
  • Membaca Surat Al-Kahfi. Keutamaan membaca surat ini adalah mendapatkan cahaya kebaikan dan diampuni dosa-dosa di antara dua Jumat. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan disinari cahaya di antara dua Jumat." (HR. An-Nasa'i)
     
  • Waktu Mustajab untuk Berdoa. Ada waktu khusus di hari Jumat di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan. Para ulama memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai waktu tepatnya, namun mayoritas mengacu pada waktu antara salat Asar hingga terbenamnya matahari.
     
  • Mandi dan bersuci. Dianjurkan untuk mandi, memakai wangi-wangian, dan membersihkan diri sebelum pergi ke masjid untuk salat Jumat.

4. Pengampunan Dosa

Salah satu anugerah terbesar di hari Jumat adalah ampunan dosa. Dengan melaksanakan salat Jumat dengan khusyuk dan melakukan amalan-amalan sunah lainnya, seorang Muslim berkesempatan untuk diampuni dosa-dosa kecilnya di antara dua Jumat.
 
Hari Jumat adalah pengingat bagi kita bahwa setiap pekan kita diberi kesempatan untuk membersihkan diri, bertaubat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari jadikan setiap hari Jumat sebagai hari yang produktif, bukan hanya untuk dunia, tetapi juga untuk bekal akhirat.
 
Semoga kita semua bisa memanfaatkan keistimewaan hari Jumat sebaik-baiknya.