
Sodonggirang, - Dusun Sodonggirang U-35+ berhasil menorehkan sejarah gemilang dengan meraih gelar juara turnamen sepak bola. Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian, melainkan hasil dari perjuangan panjang yang penuh keringat dan air mata, seperti yang diungkapkan langsung oleh sang kapten tim, Andi Salahudin.
Dalam sebuah pernyataan yang menyentuh, Andi mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. "Tentu saja, kami sangat senang dan bangga. Yang pasti, kami mengucap syukur Alhamdulillah. Hari ini bukan hanya soal menang atau kalah, ini tentang perjalanan panjang, tentang keringat, luka, dan doa yang tak pernah berhenti," ujarnya.
Kapten tim juga menceritakan momen-momen sulit yang mereka hadapi selama turnamen. "Dari awal turnamen, kami berjanji: apa pun yang terjadi, kita akan berdiri bersama, saling menutup kekurangan, saling percaya sampai peluit akhir berbunyi. Ada momen di mana kami hampir menyerah ada rasa sakit dan tangis" kenangnya.
Namun, yang membuat mereka bertahan adalah keyakinan yang kuat. Andi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung. "Satu hal yang membuat kami bertahan: keyakinan bahwa kita bisa. Terima kasih untuk pelatih yang selalu percaya, untuk keluarga yang mendoakan, dan untuk suporter yang suaranya jadi tenaga tambahan di setiap detik permainan," tambahnya.
Kemenangan ini, menurutnya, adalah milik bersama. "Hari ini, piala ini kita angkat bukan hanya sebagai tanda juara, tapi sebagai bukti bahwa kerja keras, kebersamaan, dan hati yang tulus akan selalu menang. Juara ini milik kita semua," tutupnya.
Dengan kemenangan ini, Dusun Sodonggirang U-35 tidak hanya membuktikan kehebatan di lapangan, tetapi juga menunjukkan nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan yang kuat.
