Info Agunsi - Senasib sepenanggungan, itulah salah satu kalimat yang muncul dari anak rantau asal Sodonghilir Tasikmalaya.
![]() |
| Proses Produksi T-shirt Barangus |
Berbekal rasa solidaritas dan persaudaraan yang tinggi, mereka akhirnya berkumpul dalam suka duka di dunia perantauan.
Kini, komunitas perantau ini mau memasuki usia 1 tahun. Komunitas yang didirikan oleh anggota Al-Barkah Agunsi, awalnya hanya canda belaka dikarenakan sering berkata bohong/hoax sesama teman-temannya, yang dimana dalam bahasa Sunda itu " Ngabangus/Babangus" yang artinya bohong.
Dari sanalah terbentuklah komunitas perantau ini yang di beri nama " BARANGUS" singkatan dari Barudak Rantau Agunsi.
Dengan dibentuknya komunitas ini, yakni rasa persaudaraan di perantauan, semakin banyak teman saling menguatkan dalam menjalin tali silaturahmi sesama perantau yang mencari sesuap nasi di luar Sodonghilir Tasikmalaya.
Baca Juga : Wow!!! Agunsi FC Pesta Gol 10-2, Alu 4 Gol
Tak disangka, dalam usianya yang memasuki 1 tahun, sudah terdiri beberapa koordinator wilayah (korwil) di berbagai pelosok tanah air. Di antaranya Korwil Karawang, Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung, dan Lampung. “Ini berarti Barangus punya potensi positif dalam menciptakan kerukunan dan keguyubrukunan,” katanya.
“Alhamdulillah, kita punya agenda bulanan bersama korwil-korwil mengadakan acara Yasinan rutin setiap sebulan sekali" ucap Ketua.

